Sensasi Segarnya Kapurung ala Anak Kos 

 




Rasa segar, pedas dan gurih kuahnya pas, berpadu dengan sagu nan lembut, begitu melenakan tenggorokan. Seketika saya jatuh cinta dengan cita rasa makanan sederhana ini. 

Kapurung adalah salah satu masakan khas Sulawesi Selatan. Khususnya daerah Toraja, Luwung dan Palopo. 

Makanan yang terbuat dari sagu yang dicampur dengan sayuran seperti bayam, kacang panjang, jagung manis beserta ikan sangat cocok disajikan saat cuaca panas. Rasanya yang gurih asam dan pedas menimbulkan sensasi bergairah yang sulit dijabarkan dengan kata - kata. Katanya, kapurung ini adalah papeda khas Sulawesi. 

Dibalik semangkuk Kapurung

Awal puasa, saya kebetulan bekerja shift sore. Lalu ada satu pelanggan mahasiswi yang datang. Sebut saja namanya Fadel. Kami mengobrol sebentar. Lantas dia cerita kalau mau masak Kapurung. 

"Apa itu kapurung?" tanya saya ingin tahu. 

Fadel lalu menjelaskan tentang kapurung. "Tapi saya tidak punya tepung sagu, Bu. Jadi saya pakai tepung tapioka. Ikannya juga saya ganti dengan ikan teri." 

Karena saya menyukai hal yang berbau masakan. Maka penjelasan Fadel saya simak baik - baik seraya membayangkan cara membuatnya. 

Setelah Fadel pergi, saya teruskan pekerjaan saya. Beberapa waktu kemudian. Fadel datang lagi

"Bu, ini kapurungnya sudah jadi, silahkan Ibu cicipi." 

Saya terkesima, tak menyangka Fadel membawakan saya makanan. Untuk menghormatinya saya langsung mencicipinya. "Enak!" puji saya, setelah satu suapan meluncur puas di tenggorokan. Wajah Fadel berseri- seri.

"Jangan pergi dulu," saya lalu mengambil uang saku di kantong celana, dan menyisipkan uang dua lembar sepuluh ribuan ke tangannya. "Ini buat tambahan beli ikan. Kapurung buatan kamu enak. Terima kasih," 

Malam itu saya puas bisa menikmati semangkuk kapurung. Selanjutnya, akan menjadi salah satu menu kesukaan saya, sebagai alternatif sayur bening. 

Resep kapurung ala anak kos

Rasa kapurung rupanya melekat dalam ingatan. Sore kemaren, saat cuaca panas menggila. Pikiran saya, buka puasa maunya makan kapurung, es santan cimcau gula merah dan pisamg goreng madu! 

Sepulang kerja, setelah membersihkan diri, saya langsung sibuk di dapur membuat kapurung. By the way, karena ini cuma satu porsi, maka bahannya ala kadarnya saja. Karena tidak punya tepung sagu, saya pake tepung tapioka. Ikan juga tidak ada stok. Jadi pake teri saja. 

Bahan

1 mangkuk daun bayam

5 sdm tepung tapioka

Kacang tanah  goreng secukupnya. Saya pake 1 sdm.

Ikan teri/ ikan asin sesuai selera, goreng

Jeruk nipis, sesuai selera

1 tomat potong sesuai selera

1 gelas air 

Bumbu 

3 bawang merah

3 bawang putih

2 cabe setan

1/2 ruas kunyit

Garam

Kaldu bubuk 

Micin sejinpit bila suka

Gula sesuai selera

Terasi (saya skip) 

Cara membuat

Rebus daun bayam selama 5 menit. Tiriskan, seraya diguyur air dingin. Peras dan sisihkan.

Panaskan panci dan beri air secukupnya. Tambahkan tepung tapioka dan aduk sampai warnanya bening. Angkat dan sisihkan. 

Tumbuk kasar kacang tanah goreng, sisihkan.

Ulek bumbu, lalu panaskan panci, beri 1 gelas air. Masukkan bumbu ulek dan masak sampai mendidih. Matikan. 

Selanjutnya. Ambil sesendok demi sesendok tapioka dan masukkan ke mangkuk saji. Tambahkan bayam rebus, siram dengan air bumbu. Masukkan teri goreng, tomat iris, taburi dengan kacang tanah tumbuk. Lalu tambahkan irisan jeruk nipis. Sajikan.

So yummy. Cobain deh, siapa tahu kamu suka.



Komentar

Postingan Populer