Resep Bubur Nasi dari Nasi Sisa



Hidup itu sering memberikan ketidakselarasan pada rencana maupun mimpi yang kita rajut. Penerimaan terhadap ketidaksempurnaan dan kenyataan hidup, membutuhkan kesabaran dan waktu yang tak sebentar. 

Sama halnya dengan proses pembuatan bubur ayam. Dari beras yang keras sampai menjadi lembut prosesnya panjang. 

Sudah lama aku pengen bubur ayam. Pernah malam - malam sampai muter - muter hanya untuk mencari Kang Bubur, saking pengennya makan bubur ayam. Rasanya seperti orang ngidam. Aku tidak peduli makannya mau diaduk atau tidak diaduk. Karena yang kuperhatikan adalah soal harmoni dan RASA yang meninggalkan jejak kenangan untuk membuatku kembali. 

Sayangnya Kang Bubur sudah pada tutup. Ya, soalnya aku mencarinya sebelum jam 10 malam. Dahlah! Aku tidur dengan memimpikan makan seporsi bubur ayam. 


Resep bubur nasi dari nasi sisa

Selanjutnya...

Aku sewot! Belakangan ini, nasi di rumah sering tersisa banyak. Padahal aku sudah masak nasi secukupnya. Jikalau masih ada nasi sisa, itu cukup buat jatah anjing yang suka datang ke tempatku. 

Sementara buat nasi goreng kok ya bosan kalau dibuat tiap hari. Walaupun menu nasi gorengnya berbeda - beda. 

Misalkan hari ini nasi goreng jeruk, besok nasi goreng kunyit. Tapi, kalau disuguhi nasi goreng terus. Namanya manusia, pastilah  pengen sesuatu yang berbeda. 

Masalahnya, aku tidak suka membuang - buang makanan. Tapi... gemes juga melihat nasi kemaren masih tersisa banyak. Terus buat apa, ya? 

Aha! Kenapa gak dibuat bubur ayam saja? 

Akhirnya aku blender semangkuk nasi putih itu dengan air, lalu kurebus dengan 3 gelas air, dengan api sedang. 

Biar lebih sedap, kutambahkan tulang ayam. Untuk bumbunya, aku hanya menggunakan 3 siung bawang putih yang kugeprek lalu kucincang halus. 

Supaya bubur ayamnya lehih beraroma, kutambahkan seiris jahe dan 3 lembar daun jeruk yang telah kuiris halus. Tak lupa tulang daun jeruknya kubuang, karena bisa membuat rasa pahit.

Biar rasanya lebih mantap lagi, aku memberi 1 sendok teh saus tiram, lalu garam, kaldu sapi dan micin sejimpit. Kuaduk terus hingga tekstur nasinya berubah menjadi lembut. Sembari mengaduk bubur nasi, kutarik napas pelan dan dalam, merasakan napas yang keluar masuk melalui hidung. 

Alhamdulilah, aku masih bernapas, hadir saat ini membuat bubur nasi.

Setelah setengah jam berlalu dengan lamban. Proses pembuatan bubur nasi ini selesai. 

Untuk akhir sempurna kutambahkan irisan daun bawang prei sekebon, serta sesendok sambal. Kucicipi bubur nasi itu dengan penuh rasa syukur. Alhamdulillah, bubur nasinya nikmat! Meskipun menggunakan toping sederhana. Cobain deh, siapa tahu kamu suka

Komentar

Postingan Populer